Kesehatan

Cara Menerapkan Gizi Seimbang untuk Menjaga Kesehatan Keluarga Setiap Hari

Gizi seimbang keluarga harus menjadi pedoman guna menciptakan masa depan yang lebih baik. Mengisi meja hanya dengan menu kesukaan tidak akan mampu menjaga kesehatan keluarga tanpa perhitungan gizi yang tepat.

Jika dulu ada pedoman 4 sehat 5 sempurna, sekarang ada konsep gizi seimbang yang lebih fleksibel. Tujuan dari konsep ini masih sama yaitu untuk mencukupi kebutuhan keluarga dengan baik tapi tetap realistis.

Cara Menerapkan Gizi Seimbang untuk Keluarga

Meskipun pedoman gizi seimbang Kemenkes sudah tersedia, tapi penerapannya tidak selalu mudah. Apalagi untuk keluarga yang belum terbiasa mengatur pola makan, maka akan terasa merepotkan. Untuk itu ada beberapa cara mudah yang bisa diterapkan sebagai berikut:

1. Pakai Metode “Isi Piringku”

Salah satu penerapan gizi seimbang keluarga yang tepat adalah dengan memanfaatkan metode “isi piringku”. Implementasi dari metode ini adalah dengan membagi setengah piring untuk sayur dan buah, sedangkan setengahnya lagi untuk lauk dan karbohidrat.

Langkah ini memang terkesan sepele, tapi jika diterapkan bisa mengurangi kebiasaan porsi nasi menggunung. Kelebihan lainnya adalah agar keluarga terbiasa mengkonsumsi buah secara berkala saat makan.

Untuk penerapannya pada anak-anak, bisa terkonsep lebih menyenangkan dengan memilih piring berwarna. Dengan langkah ini, anak-anak akan terbiasa dengan isi piring yang tepat dan sajian yang menyenangkan.

2. Sajikan Menu Bervariasi

Untuk menghindari rasa bosan dengan menu harian di rumah, maka coba dengan membuat variasi berbeda-beda. Sebagai contoh hari ini makan tahu tempe, besok ikan, lusa ayam. Hal ini juga berlaku untuk sayur dan buah.

Lalu untuk karbohidrat, bisa dengan sesekali mengganti nasi dengan jagung. Pilihan lain adalah rebusan seperti kentang dan ubi. Pilihan seperti ini bisa diselipkan dalam menu makan harian.

Kalau takut bingung dan lelah memikirkan menu setiap hari, maka bisa membuat rancangan menu mingguan. Melalui cara ini, proses pemilihan menu akan lebih mudah, tidak ada kebingungan, dan konsistensi terjaga.

3. Batasi Gula, Garam, dan Minyak

Untuk mencapai gizi seimbang keluarga, maka salah satu langkahnya adalah dengan membatasi gula, garam, serta minyak. Jika sulit mengukur sesuai pedoman yang dianjurkan, maka mulai saja dengan mengurangi penggunaannya dibanding hari biasa.

Selain itu coba kurangi masakan dengan santan kental atau lauk dengan metode goreng. Masakan bersantan cenderung memerlukan banyak garam dan gula serta ada kebutuhan minyak.

Lebih baik maksimalkan pemanfaatan rempah seperti serai, salam, dan bawang untuk meminimalisir penggunaan penyedap. Langkah kecil ini jika berjalan secara konsisten juga bisa berdampak besar dalam jangka panjang.

4. Batasi Camilan Tinggi Natrium

Manfaat gizi seimbang akan sulit terasa jika camilan tinggi natrium masih menjadi asupan sehari-hari. Contoh camilan seperti ini adalah ciki, snack kemasan, atau bahkan mie instan berbagai rasa.

Kurangi konsumsi jenis-jenis camilan tersebut dan mulai ubah ke makanan yang lebih sehat. Misalnya bisa membuat kacang rebus, buah potong, puding, atau makanan lain yang terbuat dari bahan alami.

5. Tingkatkan Nilai Air Putih

Stock minuman manis juga harus berkurang jika ingin gizi seimbang keluarga terpenuhi. Sebagai gantinya, tingkatkan nilai air putih dengan menjadikannya minuman utama harian dalam keluarga.

Jika konsumsi air putih masih sedikit, maka perlu langkah tepat untuk meningkatkannya. Misal dengan membawa botol masing-masing, atau dengan membuat aturan yang lebih ketat untuk di rumah.

Penutup

Untuk mencapai gizi seimbang keluarga memang tidak mudah. Semua butuh konsistensi jangka panjang agar pola hidup sehat bisa menjadi kebiasaan. Namun jika semua anggota keluarga punya kesadaran yang sama, maka proses ini tidak membutuhkan waktu panjang.